DETAIL DOCUMENT
TINJAUAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS LOW BACK PAIN BERDASARKAN ICD-10 PADA DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYO YAKKUM SURAKARTA PERIODE 2019-2020
Total View This Week0
Institusion
Universitas Duta Bangsa
Author
PRATAMA, INDAH
Subject
 
Datestamp
2023-11-09 03:44:40 
Abstract :
Tinjauan Keakuratan Kode Diagnosis Low Back Pain Berdasarkan ICD-10 Pada Dokumen Rekam Medis Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta Periode 2019-2020 Coding merupakan kegiatan pemberian kode dengan menggunakan angka atau kombinasi angka dan huruf yang mewakili diagnosis atau tindakan penyakit tersebut. Selain itu, coding berperan penting dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan, dimana pengkodean diagnosis yang akurat serta lengkap akan menghasilkan data yang berkualitas serta dapat dipertanggung jawabkan. Berdasarkan survei awal tingkat ketidakakuratan kode diagnosis low back pain mencapai 40%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan kode diagnosis low back pain berdasarkan ICD-10 pada dokumen rekam medis pasien rawat jalan di Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Sampel 187 kasus low back pain dengan teknik sampel simple random sampling. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, check list dan ICD-10. Pengolahan data dengan editing, coding, classification, tabulating, dan penyajian data. Analisis dilakukan secara deskriptif. Prosedur pengkodean diagnosis low back pain rawat jalan di Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta adalah sudah sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) pemberian kode diagnosis (ICD 10 WHO) RM.SPO.0045. dan dilakukan langsung secara sistem dengan alat penunjang yang digunakan yaitu ICD-10 elektronik. Presentase keakuratan dan ketidakakuratan kode diagnosis low back pain pada dokumen rekam medis pasien rawat jalan di Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta adalah 77% (144 dokumen) akurat dan 23% (43 dokumen) tidak akurat. Presentase ketidakakuratan kode diagnosis low back pain sebesar 23% yaitu ketidakakuratan kode tertinggi pada kode diagnosis low back pain yang tidak diisi sebesar 51%. Faktor yang berkaitan dengan ketidakakuratan kode diagnosis low back pain yaitu unsur man (kejelasan penulisan dokter, ketelitian petugas) dan unsur material machine (terkait dengan pembaharuan sistem SIMRS). Penulis menyarankan sebaiknya pihak rumah sakit mengadakan pelatihan petugas dalam hal membaca tulisan dokter, petugas lebih berhati-hati dan teliti pada saat proses pengkodean diagnosis. Pihak rumah sakit sebaiknya memperbaiki sistem yang error dan membuat kebijakan Standar Prosedur Operasional (SPO) terkait kegiatan pembaharuan sistem SIMRS. 
Institution Info

Universitas Duta Bangsa