Abstract :
ABSTRAK
ADINDA VERANICA DAMARANI
Tinjauan Alur Pendaftaran Pasien Dan Penyimpanan Dokumen Rekam Medis di Puskesmas Nogosari Boyolali Tahun 2022
Puskesmas Nogosari Boyolali melayani pasien rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat. Berdasarkan survey pendahuluan di Puskesmas Nogosari Boyolali tentang alur pendaftaran pasien dan penyimpanan dokumen rekam medis, untuk pendaftaran pasien hanya tersedia pendaftaran offline dengan menggunakan mesin APM (Anjungan Pasien Mandiri) dengan 1 petugas pendaftaran. Terdapat kendala pada pasien lansia tanpa pendampingan mengalami kesulitan yaitu kurang memahami tentang cara menggunakan mesin APM (Anjungan Pasien Mandiri), pengunjung lebih banyak bertanya kepada petugas pendaftaran karena kurangnya petugas informasi, sehingga memperlambat pelayanan pendaftaran. Sehingga mendapatkan tujuan tuntuk mengetahui alur pendaftaran dan penyimpanan dokumen rekam medis di Puskesmas Nogosari Boyolali.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subjek 3 petugas rekam medis dan objek alur pendaftaran pasien dan penyimpanan dokumen rekam medis di Puskesmas Nogosari Boyolali. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Pengolahan data dengan collecting, editing, klasifikasi dan penyajian. Analisis dilakukan secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan alur pendaftaran pasien sudah berjalan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Pada penyimpanan dokumen rekam medis sudah berjalan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Akan tetapi, masih terdapat petugas yang belum memahami tentang pentingnya SOP yang telah ditetapkan. Masih terdapat petugas yang tidak menggantikan dokumen rekam medis yang diambil dengan tracer. Dengan jumlah 3 petugas rekam medis dengan 2 petugas rekam medis pendidikan D3 RMIK dan 1 petugas pendidikan SMK. Sarana prasarana di Puskesmas Nogosari Boyolali sudah mencukupi dapat mendukung pelaksanaan pendaftaran dan penyimpanan dokumen rekam medis dengan baik.
Penulis menyarankan sebaiknya ada sosialisasi dan pelatihan kepada petugas rekam medis mengenai SOP penyimpanan dokumen rekam medis. Penulis juga menyarankan untuk penataan dokumen rekam medis beserta ruangannya agar terlihat rapi.