Abstract :
Program Studi DIII Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta
2022
PENERAPAN PEMBERIAN TERAPI LARUTAN JERUK NIPIS DAN MADU TERHADAP BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF
ABSTRAK
Latar belakang: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan radang akut saluran pernapasan yang disebabkan agen infeksius seperti virus, jamur dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh dan menyerang saluran pernapasan mulai dari hidung ( saluran pernapasan atas) hingga alveoli ( saluran pernapasan bawah ) yang penyebarannya melalui udara. Gejalanya meliputi demam batuk, dan sering juga nyeri di tenggorokan, pilek, sesak nafas, mengi atau kesulitan bernapas. ISPA biasanya berlangsung lebih dari 14 hari. Tujuan: Mendeskripsikan gambaran bersihan jalan nafas sebelum dan setelah diberikan larutan jeruk nipis dan madu pada anak dengan ISPA. Metode: metode yang dilakukan dalam penelitian studi kasus ini menggunakan metode observasi dan wawancara dengan pendekatan asuhan keperawatan dalam penerapan pemberian terapi larutan jeruk nipis dan madu terhadap bersihan jalan nafas tidak efektif. Hasil: Terdapat peningkatan keefektifan bersihan jalan nafas setalah dilakukan penerapan terapi non- farmakologis pemberian larutan jeruk nipis dan madu selama 3 kali kunjungan dari hasil ukur 20% dan RR 26 x/mnt dengan kategori bersihan jalan nafas tidak efektif menjadi efektif dengan hasil ukur 80% dan RR 22 x/mnt. Kesimpulan: Terdapat perubahan keefektifan bersihan jalan nafas sebelum dan sesudah diberikan terapi larutan jeruk nipis dan madu.