DETAIL DOCUMENT
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI n-HEXAN, ETIL ASETAT DAN AIR DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KITOLOD (Isotoma longiflora (L.) C. Presl.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC 25923
Total View This Week0
Institusion
Universitas Duta Bangsa
Author
NISA, TRIYA CHOIRIN
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2022-10-20 07:14:56 
Abstract :
Tanaman kitolod (Isotoma longiflora (L) C.Presl) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan saponin. Kandungan senyawa ini mempunyai aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi n-heksan, etil asetat dan air dari ekstrak etanol daun kitolod terhadap bakteri Staphylococcus aureus, serta untuk mengetahui fraksi teraktif dalam menghambat bakteri. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksperimental. Ekstrak etanol daun kitolod diperoleh dengan metoda maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, ekstrak kental yang diperoleh di fraksinasi dengan tiga pelrut, dan dilarutkan dengan DMSO 1% lalu diuji daya antibakterinya dengan metoda difusi dan dilusi terhadap Staphylococcus aureus pada konsentrasi 15%, 20%, 25%, dan 30% dengan menggunakan kontrol positif ofloxacin. Hasil uji yang diperoleh dianalisa dengan uji One Way Anova yang dilanjutkan dengan uji Post Hoc Test dengan metoda Tukey menggunakan SPSS16 . Hasil pengujian dengan metoda difusi menunjukkan bahwa ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus Fraksi teraktif ialah fraksi air pada konsentrasi 30%, dengan rata-rata diameter zona hambat 19,0 mm. Daya hambatnya lebih rendah dibanding dengan kontrol positif ofloxacin (28,3 mm). Metoda dilusi dari fraksi air menunjukkan konsentrasi hambat minimum dan konsentrasi bunuh minimum pada konsentrasi 15%. 
Institution Info

Universitas Duta Bangsa