DETAIL DOCUMENT
TINJAUAN PENERAPAN KODE KARAKTER KE 4 PADA DIAGNOSIS INSULIN DEPENDENT DIABETES MELLITUS (IDDM) BERDASARKAN ICD 10 PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSAU dr SISWANTO LANUD ADI SOEMARMO TAHUN 2020
Total View This Week0
Institusion
Universitas Duta Bangsa
Author
NISHFIANA, ITSNA NURIKA
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-10-25 02:25:29 
Abstract :
ABSTRAK ITSNA NURIKA NISHFIANA TINJAUAN PENERAPAN KODE KARAKTER KE 4 PADA DIAGNOSIS INSULIN DEPENDENT DIABETES MELLITUS (IDDM) BERDASARKAN ICD 10 PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSAU dr SISWANTO LANUD ADI SOEMARMO TAHUN 2020 Pengkodean adalah pemberian penetapan kode dengan menggunakan huruf dalam angka yang mewakili komponen data. Kegiatan dan tindakan serta diagnosis yang ada di dalam rekam medis harus diberi kode dan selanjutnya diindeks agar memudahkan pelayanan dalam penyajian informasi untuk menunjang fungsi perencanaan, manajemen dan riset bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kode karakter ke 4 pada diagnosis Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) berdasarkan ICD 10 pada rekam medis rawat inap di RSAU dr Siswanto Lanud Adi Soemarmo tahun 2020. Metode penelitian menggunakan deskriptif. Pendekatan yang digunakan menggunakan retrospektif dengan pengambilan data observasi dan wawancara. Sampel yang digunakan 117 dokumen rekam medis rawat inap dengan diagnosis Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) dengan teknik pengambilan menggunakan sampel jenuh. Prosedur pelaksanaan pengkodean belum sesuai dengan SPO dan SPO untuk penerapan kode karakter ke 4 belum ada. Ketepatan penerapan kode karakter ke 4 pada diagnosis Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) sebesar 42% (49 dokumen) dan tidak tepat 58% (68 dokumen) disebabkan kesalahan pemilihan kode karakter ke 4. Faktor penyebab ketidaktepatan kode karakter ke 4 berdasarkan ICD 10 yaitu faktor tenaga medis dan faktor tenaga rekam medis (coder). Peneliti menyarankan petugas coder dalam melakukan kodefikasi harus sesuai dengan SPO dan sebaiknya rumah sakit melakukan sosialisasi kepada tenaga medis mengenai penulisan diagnosis hal ini akan meminimalkan kesalahan kode karakter ke 4. Petugas coder sebaiknya dalam pengkodean menggunakan ICD. 
Institution Info

Universitas Duta Bangsa