DETAIL DOCUMENT
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak dan Fraksi N-Heksan, Fraksi Etil Asetat, Fraksi Air dari Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923.
Total View This Week0
Institusion
Universitas Duta Bangsa
Author
WIDIYASTUTI, DEWI MEI IKA
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2022-12-06 07:00:34 
Abstract :
Daun ubi jalar ungu ( Ipomoea batatas L.) mengandung flavonoid, saponin dan tanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, fraksi air dari daun ubi jalar ungu terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Daun ubi jalar ungu diekstrak secara maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian difraksinasi dengan menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan air. Ekstrak etanol 96%, fraksi n-heksan, etil asetat dan air diuji aktivitas antibakteri dengan menggunakan metode difusi dengan konsentrasi 1%, 5%, 10%, 15% dan 20% kemudian fraksi teraktif dilanjutkan uji dengan metode dilusi dengan konsentrasi 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,12%, 1,56%, 0,78%, 0,39%, 0,19% dan 0,095%. Hasil penelitian dengan metode difusi menunjukkan bahwa ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Fraksi yang teraktif adalah fraksi etil asetat konsentrasi 20% dengan rata-rata diameter zona hambat adalah 12,0 mm. Fraksi etil asetat dari daun ubi jalar ungu mempunyai aktivitas antibakteri paling aktif dibandingkan dengan ekstrak etanol, fraksi n-heksan dan fraksi air dilihat dari rata-rata diameter zona hambat yang diperoleh. Metode dilusi dari fraksi etil asetat menunjukkan Konsentrasi Hambat Minimum dan Konsentrasi Bunuh Minimum dari fraksi etil asetat adalah 25% 
Institution Info

Universitas Duta Bangsa