Abstract :
ABSTRAK
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN GEL HAND SANITIZER KOMBINSI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) DAN EKSTRAK ETANOL BATANG SEREH (Cymbopogon citratus) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Escherichia coli ATCC 25922
Hasanah Nurul Hijjah
Daun sirsak (Annona muricata L.) mengandung senyawa flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid. Tanaman sereh (Cymbopogon citratus) memiliki kandungan senyawa antara lain minyak atsiri, saponin, polifenol dan flavonoid. Senyawa-senyawa tersebut berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol daun sirsak dan ekstrak etanol batang sereh sebelum dan setelah diformulasikan dalam bentuk sediaan gel hand sanitizer.
Pada penelitian ini, digunakan kombinasi ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) dan ekstrak etanol batang sereh (Cymbopogon citratus) untuk diformulasikan menjadi sediaan gel hand sanitizer. Evaluasi sediaan gel hand sanitizer yang dilakukan adalah uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji viskositas. Uji antibakteri dilakukan dengan mengukur zona hambat dengan metode difusi cakram pada formulasi sediaan gel hand sanitizer F1, F2 dan F3.
Hasil pengujian antibakteri pada perbandingan 2:1 kombinasi ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) dan ekstrak etanol batang sereh (Cymbopogon citratus) dengan konsentrasi 1,25%, 2,5% dan 5% memiliki aktivitas antibakteri pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dan dapat diformulasikan menjadi sediaan gel hand sanititzer. Hasil pengujian gel hand sanitizer kombinasi ekstrak tersebut memiliki aktivitas antibakteri tertinggi pada formula gel hand sanitizer F3 dengan zona hambat sebesar 15,67 mm pada bakteri Staphylococcus aureus dan 14,67 mm pada bakteri Escherichia coli.