DETAIL DOCUMENT
Formulasi dan Uji Aktivitas Pertumbuhan Rambut Kelinci Putih Jantan (Oryctolagus cuniculus) Sediaan Water Based Pomade Ekstrak Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Duta Bangsa
Author
BUDI, ALIF TRI
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2023-03-10 07:54:02 
Abstract :
Daun mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr) adalah tumbuhan yang berkhasiat untuk penumbuh rambut dan memiliki senyawa flavonoid dan saponin. Senyawa tersebut memiliki aktivitas sebagai counteriritan dan antioksidan. Counteriritan adalah zat yang dapat meningkatkan sirkulasi darah perifer dan antioksidan adalah senyawa yang memiliki aktivitas sebagai bakterisid dan antivirus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi penambahan ekstrak daun mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr) terhadap pertumbuhan rambut kelinci. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan 1 formula tanpa ekstrak daun mangkokan dan 3 formula sediaan water based pomade yang mengandung ekstrak etanol 96% daun mangkokan dengan konsentrasi yang berbeda, yaitu penambahan ekstrak untuk FI (5%), FII (7,5%) dan FIII (10%). Keempat formula dilakukan pengujian evaluasi sediaan selama 28 hari. Parameter pengujian meliputi pemeriksaan organoleptik, homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji viskositas dan uji tipe emulsi serta dilakukan pengujian efektivitas sediaan untuk melihat efek pertumbuhan rambut terhadap kelinci putih new zealand. Hasil yang diperoleh kemudian diuji statistik dengan metode one way ANOVA. Hasil penelitian pengujian evaluasi keempat sediaan untuk organoleptik basis berwarna putih kental dan tidak beraroma, FI berwarna hijau muda dan aroma khas lemah, FII berwarna hijau dan aroma khas kuat, serta FIII berwarna hijau tua dan aroma khas kuat, uji homogenitas keempat sediaan yaitu homogen; uji pH yang paling tinggi terdapat pada FII dan FIII yaitu ; viskositas tertinggi pada basis 9813,1 mPa.s; uji daya sebar tertinggi pada FIII 8,69 cm; uji tipe emulsi dari keempat formula semuanya tipe minyak dalam air; uji iritasi kelinci dari keempat formula tidak terjadi iritasi; uji aktivitas rata-rata panjang rambut kelinci diperoleh basis 8,2, FI 9,3, FII 11,2, FIII 12,2, kontrol positif 14,8, dan kontrol negatif 7,8. Hal ini menunjukan bahwa dari ketiga formula dengan penambahan ekstrak, FIII dengan konsentrasi ekstrak 10% mempunyai efek yang signifikan (Pkurang lebih0,05) terhadap pertumbuhan rambut. 
Institution Info

Universitas Duta Bangsa