Abstract :
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat memperlambat proses oksidasi dari radikal bebas. Mekanisme kerja senyawa antioksidan salah satunya yaitu dengan cara mendonorkan atom hidrogen atau proton kepada senyawa radikal sehingga dapat melengkapi kekurangan elektron yang dibutuhkan oleh radikal bebas dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas. Hal ini menjadikan senyawa radikal lebih stabil. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kadar flavonoid dalam ekstrak etanol daun teh-tehan dan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol dan fraksi daun teh-tehan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksperimental. Daun teh-tehan diekstraksi menggunakan etanol 96%, kemudian dipartisi menggunakan metode partisi cair-cair. Kadar flavonoid ditentukan menggunakan spektrofotometri UV-VIS pada panjang gelombang 410 nm. Uji aktivitas antioksidan dengan metode ABTS+ pada panjang gelombang 731 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar flavonoid ekstrak etanol daun teh-tehan adalah 14.839 ± 0.242 QE. Hasil uji aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol, fraksi air, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksana dengan nilai IC50 berturut-turut adalah 41,345 ppm, 65,132 ppm, 18,599 ppm, dan 105,507 ppm. Aktivitas antioksidan tertinggi ditunjukkan oleh fraksi etil asetat dengan nilai IC50 18,599 ppm dengan aktivitas sangat kuat.