Abstract :
Daun dollu (Dodonaea viscosa) mengandung senyawa kimia seperti alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin sehingga dapat menjadi antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya hambat dari fraksi n-Heksan, fraksi Etil Asetat dan fraksi Air Daun Dollu (Dodonaea viscosa) terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Pengujian fraksi dilakukan dengan menggunakan metode difusi cakram pada sampel ekstrak yang dimaserasi menggunakan etanol 96persen yang kemudian dilanjutkan proses fraksinasi. Pengujian dengan metode difusi cakram menggunakan variasi konsentrasi 25persen, 12,5persen, 6,25persen, 3,12persen, 1,56persen dengan menggunakan antibiotik gentamisin sebagai kontrol positif dan DMSO 1persen sebagai kontrol negatif. Hasil pengujian antibakteri menunjukan fraksi n-Heksan, fraksi Etil Asetat dan fraksi Air daun dollu memiliki daya hambat terhadap bakteri uji. Fraksi teraktif pada penelitian ini adalah fraksi Etil Asetat pada konsentrasi 25persen dengan nilai rata-rata zona hambat sebesar 16 mm.