Abstract :
Tingkat kehamilan kecamatan Weru sangat pesat sehingga diperlukan suatu
sistem yang dapat digunakan untuk mendata kehamilan di tiap desa seluruh kecamatan.
Ciri utama sistem informasi adalah distribusi dan interaksi basis data. Proses interaksi
sistem informasi dalam menciptakan aliran informasi berupa pemrosesan data dengan
cara pemasukan, pengolahan, integrasi, perhitungan, penyimpanan, pengambilan
keputusan serta distribusi data atau informasi. Tujuan sistem informasi adalah untuk
menyediakan dan mensistemasikan informasi yang merefleksikan seluruh kejadian atau
kegiatan yang diperlukan untuk mengendalikan operasi-operasi organisasi.
Pada penelitian ini penulis menggunakan SDLC karena metode ini merupakan
pendekatan terstruktur. Dengan tahapan diantaranya Requirements analysis and
definition, System and software design, Implementation and unit testing, Integration and
System Testing, dan Operation dan Maintenace.
Dari hasil pembuatan sistem yang telah dilakukan, dihasilkan Sistem
Rekomendasi Layanan Natalitas Ibu Hamil Menggunakan Knowledge Based. Hasil
pengujian sistem rekomendasi dengan metode black box testing menunjukkan hasil sesuai
yang diharapkan. dan hasil pengujian sistem rekomendasi didapatkan presentase dari
kategori jawaban mudah dan cukup adalah sebesar 100%, sedangkan kategori kurang
adalah sebesar 0%.