Abstract :
Penelitian ini membahas mengenai penerapan Internet of Things (IoT) dalam memonitoring suhu dan kelembaban ruang kandang bibit bebek pada tahap pertumbuhan awal usia baru menetas hingga berumur 3 minggu. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem yang mampu mengukur suhu lingkungan kandang bibit bebek dilengkapi pemanas buatan agar suhu kandang selalu stabil atau optimal sehingga kesehatan bibit bebek terjamin serta memberikan informasi dan notifikasi kepada peternak tentang data suhu dan kelembaban. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R and D (Research and Development) dengan jenis model pengembangan ADDIE. Penelitian ini melibatkan pemasangan sensor suhu dht22 pada kandang bibit bebek yang terhubung dengan perangkat mikrokontroler NodeMCU ESP8266, serta penggunaan website untuk memantau data suhu dan kelembaban.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi sistem IoT suhu ruang kandang bibit bebek ini mampu memberikan pemantauan yang akurat dan dapat diakses dari jarak jauh. Data suhu yang terkumpul akan diolah dan ditampilkan melalui antarmuka berbasis website. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan mekanisme untuk menstabilkan suhu menggunakan lampu apabila suhu dibawah 32?C dan kipas apabila suhu diatas 32?C.
Analisis data yang dilakukan selama 7 hari menunjukan suhu terendah 25,1?C terjadi pada malam hari dan dini hari. Suhu tertinggi dengan nilai 33,6?C terjadi pada siang hari. error pada suhu terjadi 6 kali. Kemudian total lampu on lebih banyak terjadi dengan total 542 menandakan bahwa suhu kandang lebih banyak terjadi di nilai suhu 32?C.