DETAIL DOCUMENT
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN DEMAM TIFOID RAWAT INAP RSUD Dr.SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN TAHUN 2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas Duta Bangsa
Author
SAHADATUN, ANGGA AULIA
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2023-10-13 07:42:19 
Abstract :
ABSTRAK SAHADATUN, ANGGA AULIA., 2023. ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN DEMAM TIFOID RAWAT INAP RSAU DR.SISWANTO LANUD ADI SOEMARMO TAHUN 2022, SKRIPSI, FAKULTAS ILMU KESEHATAN, UNIVERSITAS DUTA BANGSA SURAKARTA. Demam tifoid merupakan penyakit infeksi sistemik yang menyerang usus halus disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Terapi awal yang diberikan pada penderita yaitu antibiotik, pilihan antimikroba pilihan Kemenkes yaitu seftriakson, sefotaksim, thiamphenikol dan sefiksim. Ketidak tepatan terapi menyebabkan lama perawatan sehingga biaya pengobatan semakin mahal. Cost Effectiveness Analysis (CEA) merupakan salah satu langkah untuk memulai menilai perbandingan manfaat kesehatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik, besar biaya penggunaan antibiotik dan antibiotik mana yang paling cost effectiveness. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Cost Effectiveness Analysis (CEA) pengumpulan data secara noneksperimental dan hasil analisis di estimasi dari perspektif Rumah Sakit. Hasil dari penelitian ini yaitu antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu kombinasi antibiotik inj seftriakson 1 g + thiamphenikol 500 mg, besar biaya penggunaan antibiotik Rp.924.800, dan antibiotik yang paling cost effectiveness yaitu kombinasi antibiotik inj seftriakson 1 g + sefiksim 100 mg yang memiliki nilai ACER sebesar Rp.35.936 per efektivitas dengan nilai ICER dominan. 
Institution Info

Universitas Duta Bangsa