Abstract :
Latar Belakang Penelitian : Puskesmas Jatilawang merupakan Puskesmas
Vanguard (mampu persalinan terstandar) dari Program Emas di Kabupaten
Banyumas. Dalam memberikan pelayanan, Puskesmas Jatilawang sudah
menerapkan program dari pemerintah yaitu Asuhan Persalinan Normal (APN) 58 langkah guna menciptakan persalinan yang bersih dan aman. Berdasarkan survey pendahuluan yang didapatkan data dari Puskesmas Jatilawang pada tahun 2014 data ibu bersalin yaitu sebanyak 496 dengan persalinan secara normal sebanyak 180 (36,29%) dan rujukan 316 (63,70%), Sedangkan pada tahun 2015 data ibu bersalin sebanyak 1044 dengan persalinan secara normal 530 (50,76%) dan rujukan 514 (49,23%). Peran bidan yaitu mampu mendukung usaha peningkatan derajat kesehatan masyarakat yakni melalui peningkatan kualitas pelayanan
kesehatan. Tujuan studi kasus ini yaitu mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada Ny.S. Metode yang digunakan yaitu menggunakan 7 langkah varney dan observasi.
Pembahasan : Pada kasus tersebut, penulis telah memberikan asuhan yang
komprehensif sesuai kebutuhan dan kondisi pasien. Dalam pemberian asuhan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan lahan praktik yaitu pada pelaksanaan pemantauan kala IV. Standar pemantauan kala IV yang meliputi pengukuran Tekanan Darah, Nadi, Respirasi, Tinggi Fundus Uteri, Kontraksi, kandung kemih dan perdarahan dilakukan setiap 15 menit sekali pada 1 jam pertama dan 30 menit sekali pada 1 jam kedua.
Simpulan : Asuhan secara menyeluruh (komprehensif) sudah dilakukan sesuai kebutuhan pasien. Pertolongan persalinan pada pasien dilakukan pervaginam. Tidak terdapat kesenjangan antara lahan dan teori.