Abstract :
Pemeriksaan antenatal merupakan salah satu tahapan penting menuju kehamilan yang sehat. Pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan melalui tenaga kesehatan, dengan minimal pemeriksaan 3 kali selama kehamilan, yaitu kehamilan trimester I, trimester II, dan trimester III pada kehamilan normal. Faktor yang mempengaruhi kunjungan antenatal care adalah ekonomi, sosial budaya, fasilitas kesehatan, pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga (suami). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap ibu dan dukungan dengan keteraturan antenatal care.
Metode penelitian ini yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan 51 responden. Data dianalisis menggunakan computer dengan uji chi-square. Di dapatkan hasil adanya hubungan antara pengetahuan dengan keteraturan antenatal care dengan nilai p value=0,000 (p value), hubungan antara sikap ibu dengan keteraturan antenatal care dengan nilai p value=0,002 (p value) ,hubungan antara dukungan suami dengan keteraturan antenatal care dengan nilai p value=0,029 (p value) dan hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa variabel pengetahuan yang berhubungan kuat dengan keteraturan antenatal care dengan nilai p value=0,014 (p value<0,05) dan dukungan suami dengan nilai p value=0,049 (p value<0,05).
Sehingga variabel pengetahuan dan dukungan suami merupakan variabel yang paling berhubungan kuat dengan keteraturan antenatal care di Puskesmas 1 Sumbang tahun 2017.