Abstract :
Latar belakang: Kesehatan bayi dan balita harus selalu dipantau untuk
memastikan kesehatan mereka selalu dalam kondisi optimal. Pelayanan kesehatan bayi termasuk salah satu dari beberapa indikator yang biasa menjadi ukuran keberhasilan. Berdasarkan data cakupan pelayanan pada bayi sebagian besar belum memenuhi target, dimana untuk pemberian ASI eksklusif pada tahun 2014 sebesar 57,20% dengan target cakupan 80% dan pengukuran SDIDTK sebesar 94,32% dengan target cakupan 95%. Upaya pemeliharaan kesehatan bayi dan anak harus ditujukan untuk mempersiapkan generasi yang akan datang yang sehat,
cerdas, dan berkualitas serta untuk menurunkan angka kematian bayi dan anak.
Hasil : Setelah dilakukan asuhan kebidanan selama 3 kali kunjungan pada Bayi S didapatkan hasil bahwa keadaan Bayi S normal dan tidak ada penyakit
Pembahasan: Telah dilakukan pengkajian, interpretasi data, identifikas idiagnosa dan masalah potensial, antisipasi segera, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi tidak terdapat kesenjanganan antara teori dan lahan khusus pada pemeriksaan penunjang karena asuhan kebidanan Pada Bayi S Umur 1 bulan di Puskesmas Purwokerto Selatan sudah dilaksanakan sesuai dengan teori dan SOP yang ada.
Simpulan dan saran: Pada Bayi S Umur 1 bulan telah dilakukan
pendokumentasian secara 7 langkah varney. Saran Puskesmas Purwokerto Selatan lebih meningkatkan dan mempertahankan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan yang sudah di programkan khususnya pada bayi, meningkatkan penyuluhan tentang kebutuhan bayi.