DETAIL DOCUMENT
ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR By Ny. M UMUR 0 JAM DENGAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUDdr. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA TAHUN 2016
Total View This Week0
Institusion
Universitas Harapan Bangsa
Author
WIDIASTUTI, YANI
Subject
Kebidanan 
Datestamp
2022-09-21 06:57:11 
Abstract :
Latar Belakang: Kejadian asfiksia atau gagal nafas pada bayi baru lahir dapat menyebabkan suplai oksigen ke tubuh menjadi terhambat, jika terlalu lama dapat membuat bayi koma, walaupun sadar tetap mengalami cacat otak. Selain cacat otak juga perdarahan otak, kerusakan otak kemudian keterlambatan tumbuh kembang. Upaya yang dilakukan untuk penanganan asfiksia diantaranya resusitasi. Angka kejadian asfiksia di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada tahun 2015 yaitu 112/284 kelahiran mati (29,17%). Tujuan dilakukan penelitian ini agar mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada Bayi Baru Lahir Ny. M dengan asfiksia neonatorum menggunakan manajemen kebidanan 7 langkah varney secara komprehensif. Pelaksanaan dalam memberikan asuhan kebidanan dilakukan selama 4 hari. Hasil : Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada Bayi Ny. M selama 4 hari didapatkan hasil bahwa keadaan bayi sudah membaik, nafas bayi normal, warna kulit kemerahan dan bayi sudah sehat. Pembahasan: Pada kasus asfiksia ditangani dengan tindakan langkah awal resusitasi untuk mencegah terjadinya komplikasi pada bayi diantaranya yaitu koma. Simpulan: Asuhan kebidanan bayi baru lahir Ny. M umur 0 Jam dengan asfiksia neonatorum, penulis menemukan adanya kesenjangan pada asuhan yang di berikan yaitu pemberian PASI pada teori menyatakan bayi dengan asfiksia sebaiknya hanya diberikan ASI tetapi lahan juga memberikan PASI. 
Institution Info

Universitas Harapan Bangsa