Abstract :
Angka kematian ibu (AKI) menjadi salah satu indikator penting
dalam derajat kesehatan masyarakat. AKI menggambarkan jumlah wanita
yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan
selama masa kehamilan sehingga hal ini menjadi masalah yang besar di
Indonesia. Berdasarkan data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia
(SDKI) 2012, Angka Kematian Ibu melahirkan mengalami kenaikan dari
228 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2007 menjadi 359 per
100.000 kelahiran hidup pada tahun 2012.
Berdasarkan data WHO prevalensi kekurangan energi kronis
(KEK) 2010 pada kehamilan secara global 35-75%. Di Indonesia
banyaknya terjadi kasus KEK (Kekurangan Energi Kronik) terutama
disebabkan karena adanya ketidak seimbangan asupan gizi, sehingga zat
gizi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi. Berdasarkan penelitian
Riskedas tahun 2012 prevalensi ibu hamil risiko KEK di Indonesia sebesar
21,6% dari jumlah 8187 kehamilan, sedangkan di wilayah Provinsi Jawa
Tengah pada tahun 2012 dari laporan Kota/Kabupaten mencapai 683 atau
27,2% ibu hamil dengan KEK (Depkes.RI, 2012).