Abstract :
Terdapat beberapa indikator yang digunakan untuk mengukur status
kesehatan ibu pada suatu wilayah, salah satunya yaitu angka kematian ibu
(AKI). AKI merupakan salah satu indikator yang peka terhadap kualitas dan
aksesibilitas fasilitas pelayanan kesehatan. Menurut WHO tahun 2014 Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia yaitu 289.000 jiwa, terutama di Asia Tenggara yaitu 16.000 jiwa (WHO, 2014). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, AKI sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup (Profil Kesehatan Indonesia, 2014).
Jumlah Angka Kematian Ibu (AKI) di Jawa Tengahtahun 2013 yaitu
118,62 per 100.000 kelahiran hidup. Ada beberapapenyebab antara lain,
ditemukan peningkatan kasus resiko tinggi ibu hamil, adanya komplikasi
persalinan, penanganan yang tidak maksimal dan adekuat saat masa nifas
(Dinkes Jateng, 2013).
Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Banyumas tahun 2014
sebesar 114.73 per 100.000 kelahiran hidup. Diperoleh informasi bahwa
jumlah kematian ibu hamil adalah sebanyak 33 orang, dengan rincian 13
orang saat menjalani kehamilan, 5 orang pada saat menjalani persalinan, dan 15 orang pada saat nifas(Dinkes Banyumas, 2014).