DETAIL DOCUMENT
ASUHAN KEPERAWATAN KETIDAKEFEKTIFAN POLA MENYUSU BAYI PADA BY. NY. L DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUANG PERINATOLOGI RSUD. dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Harapan Bangsa
Author
REFI MELIYAWATI, DWI
Subject
Keperawatan 
Datestamp
2022-08-23 03:37:03 
Abstract :
Berat badan bayi lahir adalah berat badan bayi dalam waktu 1 jam pertama setelah lahir, sedangkan dikatakan berat bayi lahir rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir yang berat badannya kurang dari 2500 gram. Penyebab terjadinya BBLR adalah perilaku ibu yang suka merokok, mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan. Masalah bayi dengan BBLR adalah ketidakmatangan sistem organ pencernaan pada bayi, sehingga adanya reflek hisap dan menelan yang masih imatur mengakibatkan tidak memadainya koordinasi antara reflek hisap dan menelan, terutama pada bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 34 minggu.. Bayi dengan BBLR mudah kecenderungan dapat terkena terjadinya infeksi dan mudah terserang komplikasi, sehingga diperlukan adanya intervensi keperawatan pencegahan penyebaran infeksi pada bayi BBLR dan timbulnya komplikasi serta merangsang pertumbuhan dan perkembangan bayi, salah satunya dengan pemberian ASI Eksklusif. Metodologi penelitian ini peneliti menggunakan penelitian deskriptif yaitu dengan studi kasus. Hasil: Diagnosa Keperawatan Ketidakefektifan Pola Menyusu berhubungan dengan Prematuritas. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam didapatkan hasil pasien sudah mampu mengisap dan berat badan pasien 2030 gram, dengan hasil tanda-tanda vital Suhu: 36,2°C, Nadi: 124 kali per menit, Respirasi rate 42 kali per menit. Kesimpulan: tindakan mengajarkan teknik menyusu yang benar yaitu melatih mengisap dengan posisi dan perlekatan bayi yang benar akan menghasilkan isapan yang benar. 
Institution Info

Universitas Harapan Bangsa