Abstract :
Gangguan jiwa merupakan suatu penyakit yang disebabkan
karena adanya kekacauan pikiran, persepsi dan tingkah laku dimana individu tidak mampu menyesuaikan diri dengan diri sendiri, orang lain, masyarakat, dan lingkungan. Pengertian seseorang tentang gangguan jiwa berasal dari apa yang diyakini sebagai faktor penyebabnya.Adapun penyebab
terjadinya gangguan jiwa terdiri dari faktor biologi, psikologis, dan sosio kultural (Stuart, 2007).
Ada dua jenis gangguan jiwa yang dapat ditemui di masyarakat, yaitu gangguan jiwa ringan dan gangguan jiwa berat. Gangguan jiwa ringan
contohnya adalah gangguan mental emosional. Gangguan jiwa berat salah
satunya adalah skizofrenia. Sebagian besar pasien yang dirawat di rumah sakit
jiwa adalah pasien dengan gangguan jiwa berat skizofrenia. Skizofrenia
adalah penyakit neurologi yang mempengaruhi persepsi, cara berpikir,
bahasa, emosi, dan perilaku sosial pasien (Yosep,2011).
Stuart (2007) menyatakan bahwa pasien dengan diagnosis medis
skizofrenia sebanyak 20% mengalamai halusinasi pendengaran dan
penglihatan secara bersamaan, 70% mengalami halusinasi pendengaran, 20%
mengalami halusinasi penglihatan, dan 10% mengalami halusinasi lainnya. Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa jenis halusinasi yang paling
banyak diderita oleh pasien dengan skizofrenia adalah pendengaran.