Abstract :
A. Latar Belakang
Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan berbagai jenis
masalah. Masalah utama yang dihadapi di Indonesia adalah dibidang
kependudukan yang masih tingginya pertumbuhan penduduk. Keadaan
penduduk yang demikian telah mempersulit usaha peningkatan dan pemerataan
kesejahteraan rakyat. Semakin tinggi pertumbuhan penduduk semakin besar
usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kesejahteraan rakyat. Oleh karena
itu pemerintah terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan dengan program
Keluarga Berencana (BKKBN, 2012).
Tujuan utama program Keluarga Berencana (KB) nasional adalah untuk
memenuhi perintah masyarakat akan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi
yang berkualitas, menurunkan tingkat/angka kematian ibu bayi, dan anak serta
penanggulangan masalah kesehatan reproduksi dalam rangka membangun
keluarga kecil berkualitas. Tujuan program penguatan kelembagaan keluarga
kecil berkualitas adalah untuk membina kemandirian dan sekaligus
meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan KB dan kesehatan reproduksi, serta
pemberdayaan dan ketahanan keluarga terutama yang diselenggarakan oleh
institusi masyarakat di daerah perkotaan dan pedesaan, sehingga membudidaya
dan melembaganya keluarga kecil berkualitas (Arum, 2011).