Abstract :
Latar Belakang : Data Dinas Kesehatan (DKK) Banjarnegara tahun
2014 menyebutkan bahwa jumlah peserta KB mencapai 64,6% akseptor dari jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 194217. Puskesmas Purwareja Klampok 1 adalah salah satu puskesmas di Kabupaten Banjarnegara yang menyediakan pelayanan keluarga berencana baik MKJP maupun Non-MKJP.
Berdasarkan data dapat disimpulkan ada kenaikan akseptor baru KB implan pada tahun 2014 yaitu 2,04% meningkat menjadi 11,6%. Dari peningkatan KB baru semua metode kontrasepsi menunjukkan implan menduduki peringkat ke-3 dengan presentase 11,6%.
Pembahasan : Dalam asuhan kebidanan pada akseptor baru KB implan
Ny. S umur 43 tahun P1A0AH1 Di Puskesmas Purwareja Klampok 1 secara
keseluruhan telah dilakukan secara sistematis dan komprehensif, asuhan yang diberikan telah disesuaikan dengan masalah akseptor terutama dalam pengkajian keluhan sehingga kebutuhan klien dapat terpenuhi.
Kesimpulan dan Saran: Setelah dilakukan asuhan kebidanan sesuai 7
langkah varney didapatkan kesenjangan dalam pengkajian dan pelaksanaan.
Dalam memberikan pelayanan asuhan kebidanan disesuaikan dengan standar pelayanan dan lebih meningkatkan pengelolaan terhadap alat-alat medis terutama alat medis sekali pakai sehingga kebutuhan klien dapat terpenuhi.