DETAIL DOCUMENT
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS KARANGLEWAS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Harapan Bangsa
Author
Risqiyani, Enjang
Subject
Keperawatan 
Datestamp
2022-09-06 06:24:16 
Abstract :
Stunting atau disebut pendek merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Dampak dari stunting atau pendek adalah dapat berpengaruh pada balita dalam jangka panjang diantaranya mengganggu kesehatan, pendidikan, serta produktifitasnya di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Karanglewas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik. Responden dalam penelitian ini adalah balita usia 1-3 tahun di Puskesmas Karanglewas tahun 2019 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 87 responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil analisis didapatkan kejadian stunting (49,4%). Pemberian ASI yang tidak diberikan ASI Eksklusif (49,4%). Pemberian MP-ASI bahwa yang paling banyak MP-ASI baik (85,1%). Berat bayi lahir yang paling banyak berat badan lahir normal (87,4%). Pemberian ASI ekslusif dengan kejadian stunting terdapat hubungan dengan p value 0,014 (p<0,05). Pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting terdapat hubungan dengan p value 0,000 (p<0,05). BBLR dengan kejadian stunting terdapat hubungan dengan p value 0,003 (p< 0,05). Pelatihan kader perlu ditingkatkan agar dapat meminimalisirkan kejadian stunting. 
Institution Info

Universitas Harapan Bangsa