Abstract :
Permasalahan hygiene sering terjadi pada anak usia 4-5 tahun, karena pada usia tersebut rasa ingin tahu dan minat berekplorasi anak terhadap lingkungan meningkat sehingga anak prasekolah rentan menderita penyakit yang berhubungan dengan hygiene. Salah satu usaha untuk mencegah dan menanggulangi permasalahan hygiene adalah melalui kegiatan pendidikan kesehatan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan video dan peragaan cuci tangan terhadap keterampilan cuci tangan anak prasekolah di TK Aisyah Busthanul Athfal.
Jenis penelitian ini adalah quasy ekperimental design dengan rancangan pretest-posttest design, yang terbagi menjadi 2 kelompok perlakuan yaitu 16 responden menggunakan video dan 16 responden menggunakan peragaan. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar cheklist. Analisa statistik menggunakan uji paired T-test dan independent T-test.
Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan rata-rata skor keterampilan responden sesudah diberikan intervensi menggunakan video adalah 8,625 dan rata-rata skor keterampilan responden sesudah diberikan intervensi menggunakan peragaan adalah 8,375.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan signifikan efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan video dan peragaan cuci tangan anak prasekolah dengan nilai (p value = 0,46 > 0,005).