DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM PERAWATAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (NON PNEUMONIA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REMBANG KABUPATEN PURBALINGGA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Harapan Bangsa
Author
Aprilis, Dwi Yanti
Subject
Keperawatan 
Datestamp
2022-09-12 04:37:19 
Abstract :
Infeksi saluran pernafasan akut merupakan penyebab utama kematian bayi dan sering menempati urutan pertama angka kesakitan balita yang disebabkan oleh bakteri, dan virus. Faktor risiko terjadinya ISPA yaitu faktor perilaku meliputi perilaku dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit ISPA pada bayi dan balita dalam hal ini adalah praktik penanganan ISPA dikeluarga baik yang dilakukan oleh ibu ataupun anggota keluarga lainya Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku ibu dalam perawatan ISPA (non pneumonia) pada balita di wilayah kerja puskesmas Rembang kabupaten Purbalingga tahun 2016. Jenis penelitian adalah deskriftif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah total sampling, sampel penelitian ini adalah ibu dari balita yang menderita ISPA (non pneumonia) berulang atau ISPA yang lebih dari satu kali yang berjumlah 34 orang. Analisis statistik menggunakan Spearman Rank Correlation Hasil penelitian didapatkan responden yang memiliki tingkat pengetahuan yang cukup sebanyak 20 responden (58,8%). Responden dengan perilaku perawatan ISPA kategori cukup sebanyak 15 responden (44,1%). Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku ibu dalam perawatan ISPA (non pneumonia) pada balita dengan nilai ?-value sebesar 0,002 dengan nilai koefisien korelasi 0,509 yang artinya ada hubungan yang kuat antara pengetahuan dengan perilaku. 
Institution Info

Universitas Harapan Bangsa