Abstract :
Penyakit kardiovaskuler merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara maju dan berkembang. Salah satu gangguan fungsi jantung yang sering terjadi adalah congestive heart failure (CHF), hal tersebut akan mempengaruhi aktivitas mental, meningkatkan respons terhadap rangsangan emosi sehingga akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Kualitas hidup pasien dengan penyakit Congestive Hearth Failure dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu umur, jenis kelamin tingkat pendidikan, pekerjaan, derajat New York Heart Assosiation (NYHA).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pada pasien dengan congestive heart failure di Rumah Sakit Umum Daerah Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskiptif dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini pasien yang mengalami congestive heart failure yang dirawat di Ruang Lavender RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga sebanyak 12 yang sesuai dengan kriteria. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji univariate.
Kesimpulan penelitian ini menunjukan usia pasien >30 tahun yang memiliki kualitas hidup sedang 6 pasien (50%), derajat CHF terdapat distribusi yang rata pada derajat II dengan kualitas hidup buruk dengan kualitas hidup yang sedang sebanyak 3 pasien (25%), tingkat pendidikan SMP yang memiliki kualitas hidup buruk ada 3 pasien (25%), Pekerjaan pasien sebagian besar pasien bekerja dengan kualitas hidup sedang sebanyak 4 pasien (33,3%), penghasilan > 1juta sebanyak 4 pasien (33,3%) dengan kualitas hidup sedang.