Abstract :
Stres merupakan reaksi atau respon tubuh terhadap stressor psikososial (tekanan mental/ beban kehidupan). Stres pada mahasiswa berbeda dalam hal stresor, pada mahasiswa tingkat akhir sumber stres dapat berasal dari ketidakpastian akan pilihan karir mereka, prospek masa depan, tekanan untuk selalu memiliki performa baik, tes atau ujian dan waktunya yang di alokasikan membuat lingkungan akademik menjadi sangat menegangkan. Salah satu metode yang efektif untuk menurunkan stres pada mahasiswa tingkat akhir adalah dengan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi Spiritual Emotional Freedom Technique terhadap penurunan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir program studi S1 keperawatan STIKes Harapan Bangsa Purwokerto.
Penelitian ini menggunakan metode Pre Eksperimental dengan desain penelitian One-Group Pre-Post Test Design. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir program studi S1 keperawatan STIKes Harapan Bangsa Purwokerto yang mengalami stres yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 20 responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji wilcoxon.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian terapi Spiritual Emotional Freedom Technique dapat menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir ( p-value= 0.000).
Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh pemberian terapi Spiritual Emotional Freedom Technique terhadap penurunan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir dengan nilai (p < 0,05).