Abstract :
Latar belakang : Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
di Provinsi Jawa Tengah tahun 2013 yaitu 98,08 % mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2012. Semua Kabupaten/Kota sudah mencapai target standar pelayanan minimal 2015, cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yaitu (90%) (Dinkes Jateng, 2013). Berdasarkan hasil data survei pendahuluan dari BPM Diyah tahun 2013 terdapat ibu bersalin sebanyak 63 orang, sedangkan tahun 2014 sebanyak 52 orang. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa rata-rata ibu yang bersalin sebanyak 5 orang perbulan.
Pembahasan : Pengkajian, interpretasi data, identifikasi diagnosa atau
masalah potensial, identifikasi kebutuhan akan tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi tidak ada kesenjangan antara teori dan lahan.
Simpulan, saran : Ibu bersalin fisiologis dapat dilakukan
pendokumentasian dengan cara : pengkajian, interpretasi data, identifikasi
diagnosa atau masalah potensial, identifikasi kebutuhan atau tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam pelaksanaan asuhan kebidanan sebaiknya mengacu pada rencana yang telah disusun, yang sudah disesuaikan dengan teori sehingga dapat mendeteksi adanya komplikasi yang muncul.