Abstract :
Latar belakang: Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di
Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sebesar 97,14% mengalami peningkatan
bila dibandingkan dengan pencapaian tahun 2011 (96,79%). Dengan semakin naiknya angka cakupan pertolongan persalinan menunjukkan adanya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan persalinan oleh tenaga kesehatan, adanya perencanaan persalinan yang baik dari ibu, suami maupun dukungan keluarga (Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2013). Berdasarkan hasil pra survey yang dilakukan pada bulan Februari 2015 di Puskesmas Rawalo Kabupaten Banyumas, pada tahun 2013 terdapat 937 ibu bersalin, 87.09 % persalinan oleh tenaga kesehatan.
Pembahasan: pengkajian, interpretasi data, identifikasi diagnosa atau
masalah potensial, identifikasi kebutuhan akan tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi tidak ada kesenjangan antara teori dan lahan. Simpulan, saran: ibu bersalin fisiologis dapat dilakukan pendokumentasian dengan cara: pengkajian, interpretasi data, identifikasi diagnosa atau masalah potensial, identifikasi kebutuhan akan tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam pelaksanaan asuhan kebidanan sebaiknya mengacu pada rencana yang telah disusun dan sudah disesuaikan dengan teori yang ada, sehingga dapat mendeteksi adanya komplikasi yang muncul.