Institusion
Universitas Harapan Bangsa
Author
NINGRUM, DESY RETNO WIDYA
Subject
Kebidanan
Datestamp
2022-09-05 08:22:16
Abstract :
Latar belakang penelitian : Retensio sisa plasenta merupakan penyebab tertinggi angka kematian ibu setelah atonia uteri yang dapat menyebabkan perdarahan dan infeksi, jika pada pemeriksaan plasenta teryata tidak lengkap, maka harus di
lakukan eksplorasi dari cavum uteri. Potong ? potongan plasenta yang tertinggal dapat menyebabkan perdarahan postpartum lambat.
Pembahasan : Pada ibu nifas patologis Ny.P umur 26 tahun P2 A0 Ah2 dengan retensio sisa plasenta sudah dilakukan tindakan yaitu pertolongan tindakan pemberian cairan infus, eksplorasi cavum uteri, penjahitan perinium, pemeriksaan Hb
dan USG, dan tindakan kuretase, serta evaluasi ibu pasca tindakan kuretase dalam keadaan baik dan sehat.
Simpulan, saran : Pada pengkajian, interpretasi data, identifikasi masalah dan diagnosa potensial,identifikasi kebutuhan akan tindakan segera atau kolaborasi,
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, tidak di temukan adanya kesenjangan antara lahan dan teori. Di harapkan RSUD Hj. Anna Lasmanah mampu menjaga dan
meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang ada.