Institusion
Universitas Harapan Bangsa
Author
Mardiyyah, Sayyidah Ngainaul
Subject
Keperawatan
Datestamp
2022-09-20 02:49:06
Abstract :
Hipertensi adalah penyakit dengan jumlah prevalensi yang semakin meningkat dari tahun ke tahun khususnya di Indonesia. Berdasarkan data WHO, disebutkan bahwa hipertensi menyebabkan 8 juta kematian pertahun di seluruh dunia dan 1,5 juta kematian pertahun. Hipertensi yang tiba-tiba dapat menyebabkan kematian seseorang tanpa diketahui gejalanya. Jika hipertensi tidak dideteksi secara dini, maka keadaan tersebut dapat membahayakan bagi seseorang yang memang mempunyai potensi hipertensi. Salah satu cara untuk mendeteksi seseorang menderita hipertensi atau tidaknya adalah dengan melakukan Cold Pressor Test (Uji Tekanan Dingin).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon tekanan darah saat pemberian CPT pada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Bangsa Purwokerto Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimental dengan jenis rancangan One Group Pre-test Post-test Design. Instrumen yang digunakan adalah sphygmomanometer, termometer air, air dingin dengan suhu 3-5?C, dan lembar observasi. Teknik sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling dengan jumlah responden 40 mahasiswa, yang terdiri dari mahasiswa S1 Keperawatan, D3 Keperawatan dan D3 Kebidanan. Analisa statistik menggunakan uji wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tekanan darah sebesar 10 mmHg pada tekanan maksimal sistolik dan diastolik sehingga disebut normoreaktor. Terdapat perbedaan tekanan sistolik diantara sebelum dan sesudah diberikan CPT (? value = 0,003) dan terdapat perbedaan tekanan darah diastolik diantara sebelum dan sesudah diberikan CPT (? value = 0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada respon tekanan darah saat pemberian CPT dengan nilai (? < 0,05).