Abstract :
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan program kesehatan masyarakat yang sedang di upayakan oleh pemerintah guna meningkatkan system jaminan kesehatan nasional. Dengan adanya program kesehatan yang baru diharapkan tingkat kepuasan pasien yang menggunakan BPJS sama dengan kepuasan pasien Non BPJS. Pengalihan jaminan kesehatan ke BPJS banyak pro dan kontra yang bermunculan serta keluhan berkaitan dengan Permasalahan pelayanan kesehatan diantaranya pasien penyakit kronis yang diberikan obat kurang dari 30 hari (hanya 3-7 hari) sehingga pasien berulang kali ke rumah sakit, kemudian pasien masih dikenakan urun biaya rumah sakit. Angka kejadian di RSUD Panembahan senopati bantul tahun 2014 presentase kepuasan pasien askes 71,7 % sedangkan persentase kepuasan pada pasien umum 58,3 %.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan comparative study yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan Pasien pengguna BPJS dan Non BPJS Terhadap Kualitas Pelayanan Keperawatan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah cluster sampling dimana pengambilan sampel menggunakan metodesimple randon sampling dan diperoleh responden sebanyak 44 orang. Analisa statistic menggunakan Mann Whitney U.
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar tingkat kepuasan pasien BPJS adalah cukup puas sebanyak 24 responden (55,5%). Sebagian besar tingkat kepuasan pasien non BPJS adalah puas sebanyak 23 responden (52,3%) Tidak ada perbedaan tingkat kepuasan pasien pengguna BPJS dan Non BPJS terhadap kualitas pelayanan keperawatan dengan p-value 0,215 < ?.