Institusion
Universitas Harapan Bangsa
Author
CAHYANINGSIH, CAHYANINGSIH
Subject
Keperawatan
Datestamp
2022-08-31 08:02:37
Abstract :
Penyakit menular seksual (PMS) merupakan penyakit akibat masalah
hubungan seks dengan akibatnya dalam bentuk penyakit menular seksual (PMS). Menurutsurvey BPS pada tahun 2012, di kabupaten Banyumas angka remaja putus sekolah sebanyak 506.884 orang remaja atau 70% dan apabila mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi yang tidak tepat dapat berpotensi menyebabkan PMS.
Penelitian ini bertujun untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehetan
mengenai pencegahan penyakit menular seksual pad remaja putus sekolah di desa Kalisalak Kecamatan Kedungbanteng.
Jenis penelitian ini adalah preexperimental design dengan pendekatan one
group pretest-posttest designmelaluimedia pendidikan kesehatan. Populasi yang dipilih yaitu remaja putus sekolah usia 12-20 tahundengan sampel sebanyak 80 responden dengan menggunakan proportional stratified sampling. Instrumen berupa kuesioner dengan 33 pertanyaan, kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks (WRST).
Hasil penelitian didapatkan hasil p value = 0,000 (p<0,05), kesimpulan
dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pendidikan kesehatan mengenai pencegahan PMS terhadap tingkat pengetahuan remaja putus sekolah mengenai pencegahan PMS.