Abstract :
Pembelajaran online dimasa pandemi covid memiliki tantangan tersendiri
baik bagi guru maupun siswa. Masalah utama yang dihadapi siswa pada
pembelajaran online, yaitu stres akibat kelelahan, kurang istirahat karena
banyaknya tugas dari guru yang dirasa berat dan tanpa ada interaksi langsung
sehingga timbulnya stres akademik. Stres akademik menimbulkan reaksi-reaksi
fisik, psikologis, dan tingkah laku yang berdampak pada penyesuaian psikologis
dan prestasi akademik. Penatalaksanaan untuk menurunkan tingkat stres anak
dapat dilakukan dengan teknik nonfarmakologi, yaitu dengan brain gym. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh brain gym terhadap tingkat stres anak
saat pembelajaran online di MIM Glinggangan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Eksperiment dengan
pre-post test without control design. Teknik sampel menggunakan Purposive
Sampling dengan Jumlah sampel 34 responden. Uji analisa data menggunakan uji
Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada variabel
tingkat stres sebelum dan sesudah diberikan brain gym pada anak saat
pembelajaran online dengan nilai p value = 0,000 (p value <0,05). Dapat
disimpulkan bahwa pemberian brain gym dapat menurunkan tingkat stres pada
anak, sehingga diharapkan brain gym dapat diaplikasikan dalam kehidupan
sehari-hari terutama pada siswa-siswi MIM Glinggangan.