DETAIL DOCUMENT
Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga pada Pertolongan Pertama Sprain Dengan Tingkat Resiko Jatuh Pada Lansia di desa Genjahan Masaran Sragen
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
Erika Nurmawati, Erika
Subject
 
Datestamp
2021-11-24 01:40:05 
Abstract :
Abstrak Lansia merupakan kelompok umur yang memasuki tahap akhir kehidupannya yang rentan mengalami perubahan baik faktor fisik, biologis, psikologis dan factor dari pengetahuan keluarga sehingga sangat beresiko mengalami jatuh. Pengetahuan keluarga adalah sikap keluarga terhadap perawatan anggota keluarga yang mengalami masalah hal ini berpengaruh dalam perawatan kesehatan lansia, jika pengetahuan keluarga baik dan tepat maka berdampak baik pada kesehatan lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga pada pertolongan pertama sprain dengan Tingkat resiko jatuh pada lansia di Ds. Genjahan Masaran Sragen. Penelitian ini merupakan penelitan dengan pendekatan cross sectional dengan junlah populasi dalam penelitian ini 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Analisa bivariat menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan pada pertolongan pertama sprain pada responden dengan kategori baik,cukup dan sedang masing-masing sebanyak (33.3%).Hasil penelitian ini menujukan bahwa mayoritas lansia beresiko tinggi sebanyak (56.7%). Hasil uji Statistik analisa data menggunakan uji spearman rank dengan nilai korelasi -0.812 diperoleh nilai p value 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan tingkat pengetahuan keluarga pada pertolongan pertama sprain dengan resiko jatuh pada lansia didesa Genjahan Masaran Sragen. Kata Kunci:Tingkat pengetahuan, Resiko jatuh, Sprain 
Institution Info

Universitas Kusuma Husada Surakarta