Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
Anisa Nurul Fauziah, Anisa
Subject
Keperawatan Gawat Darurat
Datestamp
2022-01-05 04:06:26
Abstract :
Fraktur merupakan kondisi terputusnya kontinuitas jaringan tulang karena
penggunaan berlebihan atau tekanan langsung berlebihan pada tulang sehingga harus
ditangani sesuai prosedur penatalaksanaan patah tulang. Fraktur dapat menyebabkan
infeksi, kerusakan syaraf dan pembuluh darah, hingga kerusakan jaringan lunak lebih
lanjut. Oleh karena itu perlu adanya edukasi dalam melakukan pertolongan pertama
melalui metode pelatihan agar memiliki keterampilan yang lebih tinggi.
Metode penelitian ini adalah desain quasi experiment, Rancangan penelitian yang
digunakan adalah one-group pretest-posttest design without control. Populasi dalam
penelitian ini adalah anggota Arcapada Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Pengambilan
sampel menggunakan total sampling didapatkan jumlah sampel 30 responden.
Keterampilan responden dalam penelitian ini sebelum diberikan intervensi responden
memiliki nilai kategori kurang terampil sebanyak 22 orang (73,3%). Setelah diberikan
intervensi responden memiliki nilai kategori terampil sebanyak 24 orang (80,0%).
Hasil uji Wilcoxon menunjukan p value = 0,000 (p value = < 0,05), berdasarkan nilai
tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Pelatihan Dasar Pembidaian
terhadap Keterampilan Pertolongan Pertama Fraktur Tertutup pada Anggota Arcapada
Universitas Slamet Riyadi Surakarta.