Abstract :
Pasien stroke mengalami gejala sisa setelah serangan, sehingga kebutuhan pasien bisa tidak terpenuhi. Self Management perlu menjadi perhatian perawat dalam memberikan intervensi. Self management dapat meningkatkan kualitas hidup pada pasien. Self management perlu diberikan pada pasien sejak fase akut hingga rehabilitasi.
Perawat harus memperhatikan pengetahuan pasien tentang stroke, emosi pasien, keaktifan pasien dalam membuat keputusan, kemampuan pasien dalam bekerja sama dengan petugas kesehatan, kemampuan pasien dalam mengelola tanda dan gejala penyakit, dan kemampuan pasien dalam aktifitas sehari hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan self management dengan kualitas hidup pada pasien stroke di Rumah sakit indriati solo baru . Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis rancangan descriptif corelationaly yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui tingkat hubungan antara dua variable atau lebih, tanpa melakukan perubahan tambahan, atau manipulasiterhadap data yang memang sudah ada.
Tehnik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling. Pupulasi dan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 56 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak sehingga Ada hubungan Selft Management dengan kualitas pasien pasca stroke dengan nilai p value= 0,004.