DETAIL DOCUMENT
PENGARUH TERAPI DZIKIR TERHADAP RESIKO BUNUH DIRI PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RUMAH PELAYANAN SOSIAL DISABILITAS MENTAL ESTI TOMO WONOGIRI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
Hesti Rahayu, Hesti Rahayu
Subject
 
Datestamp
2022-08-10 17:18:23 
Abstract :
Gangguan jiwa adalah sindrom atau pola perilaku yang secara klinis bermakna penderitaan dan menimbulkan kelainan pada fungsi kehidupan manusia. Salah satu masalah keperawatan dari gangguan jiwa yang paling serius adalah resiko bunuh diri karena dapat menghilangkan nyawa seseorang. Terapi Dzikir adalah terapi psokoreligius dengan mengingat Tuhan Yangn Maha Esa sebagai sarana untuk merilekskan pikiran ,membuat hati lebih tenang dan damai sehingga dalam hal ini dapat membuat pasien untuk mengontrol perilakunya agar tidak melakukan hal-hal negative seperti bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Dzikir terhadap resiko bunuh diri pada pasien dengan gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Eksperiment dengan Pre and Post Test Without Control. Teknik sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sample 29 responden. Uji bivariat data menggunakan Wilcoxon test dan alat ukur Scale Of Suicide Ideation. Hasil penelitian menunjukan bahwa terapi Dzikir terhadap resiko bunuh diri pada pasien gangguan jiwa di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Esti Tomo Wonogiri. dengan P Value = 0,000 (p value < 0,05). Yang berartikan terdapat pengaruh terapi Dzikir terhadap Scale Of Suicide Ideation sebelum dan sesudah diberikan intervensi terapi Dzikir. Dalam hal ini di harapkan dapat menjadi refrensi untuk manajemen resiko bunuh diri sebagai terapi non farmakologi. Kata kunci : Gangguan jiwa, Terapi Dzikir, Resiko Bunuh Diri Daftar Pustaka: 49 (2013-2022) 
Institution Info

Universitas Kusuma Husada Surakarta