Abstract :
Latar Belakang: Di Indonesia, dari jumlah bayi usia kurang dari 6 bulan yang di recall, dari 3.196.303 sasaran bayi kurang dari 6 bulan terdapat 2.113.564 bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif atau sekitar 66,1%. Capaian indikator persentase bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif sudah memenuhi target tahun 2020, yaitu sebesar 40% (Kemkes, 2020). Pemberianpendidikan kesehatan tentang laktasi dan teknik menyusui yang benar pada ibu nifas diharapkan dapat meningkatkan angka cakupan ASI di Indonesia.
Tujuan Penelitian: Menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan media booklet terhadap peningkatan keterampilan menyusui pada ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Cawas II
Metode Penelitian: Metode pre experimen design dengan pendekatan one group pre-post test design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel berjumlah 23 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi teknik menyusui. Pre-test dilakukan pada hari pertama dan Post-test dilakukan pada hari ke-3 setelah pemberian intervensi. Data yang diperoleh dianalisis statistik menggunakan paired t-test.
Hasil Penelitian: Ada pengaruh konseling teknik menyusui menggunakan media booklet terhadap peningkatan keterampilan menyusui ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Cawas II dengan perbedaan nilai pretest dan postest dengan nilai p value 0,000 <0,05.
Kesimpulan: Ada pengaruh konseling teknik menyusui menggunakan media booklet terhadap peningkatan keterampilan menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Cawas II.
Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Teknik Menyusui, Ibu Nifas