Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
Wening Tyas Pangesti, Wening
Subject
Datestamp
2023-06-09 03:59:31
Abstract :
Hipertensi adalah keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 mmHg
dan atau diastolik lebih besar dari 90 mmHg. Hipertensi dapat menimbulkan dampak buruk
biaik pada fisik maupun psikis contohnya adalah menimbulkan kecemasan bagi
penderitanya. Salah satu intervensi yang dapat menangani kecemasan yaitu relaksasi napas
dalam dan dzikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian
kombinasi terapi relaksasi napas dalam dan dzikir terhadap tingkat kecemasan pasien
hipertensi.
Metode penelitian ini adalah penelitian quasy experimental dengan rancangan pre test
post test control group design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 penderita
hipertensi yang beragama Islam di wilayah RW 05 Mojosongo yang diperoleh dengan
teknik consecutive sampling. Analisis data dengan menggunakan uji Wilcoxon dan uji
Mann Whitney untuk mengetahui perbedaan antara 2 kelompok.
Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi memperoleh nilai p value = 0,000 (p
value < 0,05) maka ada pengaruh pemberian kombinasi terapi relaksasi napas dan dzikir
terhadap tingkat kecemasan pasien hipertensi dan kelompok kontrol. mendapatkan nilai p
value = 0,326 (p value ? 0,05) atau tidak ada pengaruh tingkat kecemasan pada kelompok
kontrol pasien hipertensi sedangkan hasil uji Mann Whitney memperoleh nilai p-value =
0.158 (p value ? 0.05) maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok
intervensi dan kelompok kontrol. Sehingga terapi relaksasi napas dalam dan dzikir dapat
menjadi salah satu pilihan tindakan intervensi untuk mengurangi tingkat kecemasan