Abstract :
Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan naiknya kadar gula darah akibat gangguan dalam produksi insulin, diabetes di Indonesia menempati peringkat ke 5 menurut IDF ada 19,5 juta warga Indonesia berusia 20-79 tahun yang menderita penyakit DM pada tahun 2021. Masalah yang paling sering terjadi pada Diabetes Mellitus adalah perfusi perifer tidak efektif yang menyebabkan gangguan pada sirkulasi perifer. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus tipe 2 dalam pemenuhan kebutuhan sirkulasi.
Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan intervensi buerger allen exercise selama 4 hari berturut turut. Subjek dalam studi kasus ini adalah satu orang pasien dengan gangguan diabetes mellitus tipe 2 diruang Elang. Pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien dengan diagnosa medis diabetes mellitus tipe 2 dalam pemenuhan kebutuhan sirkulasi dengan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif yang dilakukan selama 4 hari berturut turut dengan interval 3 jam selama 10-15 menit didapatkan hasil terjadi peningkatan nilai ankle brachial index dari 0,84 menjadi 0,92. Rekomendasi intervensi non farmakologis buerger allen exercise efektif dilakukan pada pasien diabetes mellitus dengan gangguan perfusi perifer tidak efektif dilakukan selama 10-15 menit dapat meningkatkan nilai ABI. Kesimpulan teknik buerger allen exercise efektif untuk meningkatkan nilai ankle brachial index pada pasien diabetes mellitus dengan perfusi perifer tidak efektif.