Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
agung setio yuliyanto, agung
Subject
Datestamp
2023-09-01 03:46:29
Abstract :
Kecemasan dalam keluarga dapat berpengaruh terhadap stabilitas anggota pasien yang menjalani keperawatan. Arti dari cemas adalah khawatir, takut hal belum pasti, maka dari itu kecemasan merupakan suatu perasaan yang timbul tidak diketahui secara significan tetapi kecemasan tidak melihat segi umur, jenis kelamin. Terapi humor dapat berpengaruh menurunkan tingkat kecemasan keluarga di IGD. Penelitian dilakukan adakah pengaruh terapi humor dengan video dagelan jawa dan edukasi (penjelasan kondisi pasien) terhadap tingkat kecemasan keluarga di IGD.
Penelitian ini menggunakan desain Quasy Eksperimen dengan Pre And Post Test With Control Grubs. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive Sampling jumlah 32 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisoner HARS. Analisis data penelitian menggunakan Uji Wilxocon Test dan Uji Mann Whitnes Test.
Hasil menunjukan bahwa terdapat berpengaruh terhadap tingkat kecemasan keluarga dari kelompok intervensi dan kontrol yang sama ? sama menunjukan. Uji mann- whitneys menjelaskan perlakuan dengan pre test dengan p-value 0,000 < 0,05 dan maka p-value 0,009 < 0,05 dari itu disimpulkan bahwa ada perbedaan efektivitas kelompok intervensi dan kontroll terhadap tingkat kecemasan keluarga di IGD RSUD Ibu Fatmawati Soekarno kota surakarta.
ABSTRACT
Anxiety in the family can affect the stability of patient members undergoing medical treatment. Anxiety is a worry and fear of uncertain things. Thus, anxiety is an unknown feeling that arises significantly. Anxiety does not look at age and gender. Humor therapy can reduce the level of family anxiety in the emergency room. The study identified the effect of humor therapy with Javanese comedy videos and education (explanation of the patient's condition) on the level of family anxiety in the emergency room.
The study adopted a quasi-experiment design with pre and post-tests with control grubs. The sampling technique used purposive sampling with 32 people. Data collection operated to the HARS questionnaire. The analysis of research data utilized the Wilcoxon Test and the Mann-Whitneys Test.
The results presented an effect on the family anxiety level from the intervention and control groups. The Mann-Whitney test explained the pre-test with a p-value of 0.000 <0.05 and a p-value of 0.009 <0.05. The study concluded that there were differences in the effectiveness of the intervention and control groups on the level of family anxiety in the IGD of Ibu Fatmawati Soekarno Hospital of Surakarta.