DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kecukupan ASI Pada Ibu Menyusui DI PMB Yuni Nur Astuti Sukoharjo
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
Iluh Ayu Sekarini, Ayu
Subject
 
Datestamp
2023-09-27 08:05:53 
Abstract :
ASI tidak keluar merupakan kondisi tidak diproduksinya ASI atau sedikitnya produksi ASI yang disebabkan oleh hormon oksitosin dan prolaktin yang kurang bekerja sebab kurangnya rangsangan hormon oksitosin pada payudara Pijat Oksitosin adalah salah satu upaya untuk mencegah ketidakcukupan ASI pada ibu menyusui secara alami dan dilakukan secara rutin. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy Experiment yaitu rencana pretest dan post test without control group. Lokasi penelitian ini di PMB Yuni Nur Astuti Sukoharjo, teknik penelitian ini menggunaan quota sampling dan kriteria sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil <10 hari, ada keluarga yang mendampingi, ibu bersedia mengikuti penelitian sampai dengan selesai dan ibu bersalin normal dan Sectio Caesarea. Hasil penelitian diketahui karakteristik responden, yaitu berdasarka usia, pendidikan dan jenis persalinan. Diketahui ibu menyusui kurang dari 10 hari di PMB Yuni Nur Astuti berumur 20-35 tahun 22 orang (73,3%) , >35 tahun 8 orang (26,7%). Ibu menyusui kurang dari 10 hari di PMB Yuni Nur Astuti yang berpendidikan SMP 9 orang (30%), SMA/SMK 18 orang (60%) dan D3/S1/S2/S3 sebanyak 3 orang (10%). Ibu menyusui kurang dari 10 hari di PMB Yuni Nur Astuti mayoritas menggunakan jenis persalinan normal sebanyak 17 orang (56,7%) dan jenis persalinan SC sebanyak 13 orang (43,3%). Peningkatan ASI sebelum pijat oksitosin yaitu dengan nilai min 0 ml, max 6 ml dan rata-rata 1,6 ml sedangkan setelah pemberian pijat oksitosin yaitu nilai min4 ml , max6 ml dan rata-rata 5,6 ml. Terdapat pengaruh pijat oksitsosin terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui di PMB Yuni Nur Astuti Sukoharjo yang ditunjukan dengan nilai p value 0,000 (0,05). 
Institution Info

Universitas Kusuma Husada Surakarta