DETAIL DOCUMENT
Asuhan keperawatan pada tahap perkembangan Keluarga begening family:Defisit pengetahuan kontrasepsi dengan intervensi komunikasi informasi dan edukasi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
Vita ayu wandira, Vita
Subject
 
Datestamp
2023-10-03 05:19:45 
Abstract :
Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kusuma Husada Surakarta 2023 ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA BEGINNING FAMILY: DEFISIT PENGETAHUAN KONTRASEPSI DENGAN INTERVENSI KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI 1Vita Ayu Wandira.2Maula Mar?atus Solikhah,S.Kep., Ns., M,Kep 1Mahasiswa Prodi Diploma Tiga Keperawatan Universitas Kusuma Husada Surakarta 2Dosen Prodi Diploma Tiga Keperawatan Universitas Kusuma Husada Surakarta Email Penulis : vitawandira1308@gmail.com ABSTRAK Tahap perkembangan keluarga ini dimulai saat pasangan baru menikah sampai mempunyai calon anak trimester ke tiga. Masalah kesehatan tersebut yang sering terjadi pada tahap perkembangan keluarga baru ini adalah kurangnya pengetahuan tentang pemilihan alat kontrasepsi. Edukasi kesehatan merupakan salah satu bentuk tindakan mandiri keperawatan untuk membatu menambah pengetahuan baik secara individu, kelompok, maupun masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan melalui kegiatan pembelajaran, yang didalam perawat sebagai perawat pendidik. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengambarkan asuhan keperawatan keluarga pada tahap perkembangan keluarga baru atau bisa juga disebut (Beginning family). Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Subjek yang digunakan pada kasus ini adalah satu keluarga pada tahap perkembangan keluarga baru (Beginning family) yang mengalami masalah kesehatan defisit pengetahuan tentang penggunaan alat kontrasepsi. Studi kasus ini telah dilakukan pada tanggal 03 februari 2023 sampai 09 februari 2023 dengan 4X kunjungan dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Gondangrejo Kabupaten Karanganyar. Hasil studi menunjukkan bahwa skor Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) yaitu pretest 12 soal benar dan 8 soal salah dari 20 soal yang diajukan dan hasil postest 18 soal benar dan 2 soal salah dari 20 soal yang diajukan penulis, sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi dapat meningkatkan pengetahuan. Saran dari studi kasus yakni pemberian intervensi keperawatan berupa pendidikan kesehatan pada keluarga baru yang mengalami defisit pengetahuan tentang penggunaan alat kontrasepsi. 
Institution Info

Universitas Kusuma Husada Surakarta