Abstract :
Pendahuluan : Kegawatdaruratan merupakan kondisi klinis yang
membutuhkan tindakan medis dengan cepat untuk menyelamatkan
nyawa. Salah satukegawatdaruratan yang dapat terjadi adalah henti
jantung. Henti Jantung merupakan keadaan dimana hilangnya fungsi
jantung untuk memompa darah keseluruh tubuh. Bantuan hidup dasar
tidak hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan namun dapat dilakukan
oleh setiap orang. Pendidikan kesehatan adalah suatu kegiatan untuk
memberikan suatu informasi yang mendidik masyarakat tentang
kesehatan. Media papan termasuk dalam klasifikasi media grafis dua
dimensi non proyeksi dan tidak memerlukan listrik atau proyektor,
pembelajaran menggunakan media papan dapat mempermudah dalam
penyampaian suatu informasi agar materi yang diberikanmudah di
pahami sehingga membuat ketertarikan siswa dalam berkreatifitas.
Selainitu terdapat salah satu model pembelajaran yaitu (NHT). Model ini
menekankan pada tanggung jawab secara individu atau kelompok untuk
memahami suatu materi yang di pelajari sehingga siswa berperan
secara aktif dalam proses pembelajaran yang berdampak pada kognitif
dan meningkatnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh perbandingan pendidikan kesehatan dari kedua
model pembelajaran Media papan dan terhadap tingkat pengtahuan
kognitif dan psikomotorik anggota PMR di SMAN 1 WERU
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Rencana
penelitian yang akandigunakan dalam penelitian ini adalah yaitu
bertujuan untuk mencari
tahu antar variabel yang melibatkan kelompok kontrol dan kelompok
eksperimen.
Analisa data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji dan
Hasil : Dasar pengambilan keputusan jika nilai lebih kecil <0,05, maka Ha
diterima, dan sebaliknya jika nilai maka Ha ditolak. Hasil analisa
menggunakan uji Wilcoxon test post test tingkat pengetahuan -3.852
b, dan Post test tingkat keterampilan -3.743 b. menunjukan hasil
p=000