DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN IBU HAMIL KEK DENGAN ANGKA KEJADIAN STUNTING DI DESA PRANGGONG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
Dwi Rahayu, Dwi
Subject
 
Datestamp
2024-03-26 06:55:40 
Abstract :
SSGI tahun 2021 menyatakan bahwa persentase stunting di Indonesia (sangat pendek dan pendek) sebesar 24,4%. Salah satu faktor terjadinya kejadian stunting pada balita yaitu riwayat ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK). Stunting yang terjadi hingga balita berusi dua tahun berpotensi menyebabkan kematian premature. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan ibu hamil KEK dengan angka kejadian stunting di Desa Pranggong. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan cara pendekatan, observasi, atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach). Populasi dalam penelitian ini adalah balita usia 0-5 tahun sebanyak 143 balita. Sampel dalam penelitian ini 106 balita yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan buku KIA. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan ibu hamil KEK dengan angka kejadian Stunting pada balita yang signifikan dengan nilai p=0.000 atau p < 0.05, OR= 6.064, CI 95% (2.32 sampai 15.80). Ibu hamil dengan KEK beresiko mengalami stunting pada balita sebesar 6.064 kali dibandingkan dengan ibu hamil tidak dengan KEK. Ini menyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Saran bagi petugas kesehatan dan ibu hamil agar ibu hamil lebih aktif mencari informasi dan peka terhadap status gizi pada balita terutama tentang stunting mengenai pencegahan dan penanganan stunting pada balita. 
Institution Info

Universitas Kusuma Husada Surakarta