Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
Kartika Nur Puspitasari, Kartika
Subject
Datestamp
2024-08-02 02:55:18
Abstract :
Penurunan peran ginjal dalam tubuh mengakibatkan penderita CKD memerlukan terapi
pengganti ginjal seperti HD. Perubahan dalam kehidupan pasien yang menjalani HD akan
menimbulkan berbagai komplikasi seperti perubahan fisik, psikologis, dan status sosial.
Perubahan - perubahan tersebut menjadi stressor pasien HD yang dapat menyebabkan
munculnya ketidakpatuhan HD. Pasien HD yang tidak patuh dalam program HD akan
menyebabkan timbulnya kelemahan yang dirasakan seperti nyeri otot, sesak, edema, dan lain
? lain. Jika penderita HD tidak mematuhi jadwal HD maka dapat terjadi penumpukan
metabolisme didalam darah sehingga dapat menyebabkan kematian.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kepatuhan
hemodialisa pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisa di
RSUD Dr. Moewardi. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional,
variabel yang diamati : tingkat stress dan kepatuhan hemodialisa. Analisa data menggunakan
uji chi square dan analisa koefisien korelasi. Populasi penelitian sebanyak 1.384 kunjungan
pasien dan sampel sebanyak 93 responden dengan uji slovin. Penelitian dilakukan di ruang
hemodialisa di RSUD Dr. Moewardi.
Hasil penelitian didapatkan nilai p = 0.000 > 0.005 menunjukkan adanya hubungan
anatara variabel tingkat stress dan kepatuhan hemodialisa. Uji koefisien korelasi
menunjukkan nilai 0.521 yang berarti hubungan kedua variabel dalam kategori sedang.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah adanya hubungan tingkat stress dengan
kepatuhan hemodialisa pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani
hemodialisa di RSUD Dr. Moewardi.