Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
APRILIYANA, CHARISMA SUCI
Subject
Datestamp
2024-08-04 16:00:08
Abstract :
Halusinasi pendengaran yaitu pasien tampak berbicara atau tertawa-tawa sendiri, pasien marah-marah sendiri, menutup telinga seketika karena menganggap bahwa ada yang sedang berbicara dengan dirinya. Penatalaksanaan halusinasi bisa dilakukan dengan pengobatan farmakologi dan non farmakologi,
salah satu terapi non farmakologis adalah terapi Qur?anic, terapi Qur?anic efektif menurunkan tingkat halusinasi pada pasien halusinasi pendengaran. Al-Qur?an merupakan terapi yang dapat menyembuhkan penyakit jiwa pada manusia. Dengan membaca Al-Qur?an seseorang dapat terhindar dari penyakit jiwa, karena Al-Quran tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengobatan dan penyembuhan, tetapi juga sebagai nasehat, tindakan, pencegahan dan perlindungan. Tujuan studi kasus untuk mengetahui gambaran asuahan keperawatan pada pasien yang mengalami halusinasi pendengaran dengan pemeberian terapi Qur?anic selama 6 kali selama 6 hari berturut turut di RSJD Dr. Arif Zainudin karya tulis ilmiah ini menggunakan metode pendekatan studi kasus dilakukan pada satu pasien dengan diagnosis medis skizofrenia pada tanggal 29 Januari ? 03 Februari 2024. Instrumen yang digunakan yaitu Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS). Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi pendengaran yang dilakukan terapi Qur?anic
selama 6 kali dalam 6 hari didapatkan hasil dari skor 32 kategori berat menjadi 20 kategori sedang. Kesimpulan karya tulis ilmiah terapi Qur?anic efektif dan direkomendasikan untuk menurunkan tingkat halusinasi pendengaran pada pasien
skizofrenia.