Institusion
Universitas Kusuma Husada Surakarta
Author
Maharani Nova Nur Fitri, Nova
Subject
Datestamp
2024-09-03 06:12:54
Abstract :
Henti jantung mendadak atau bisa disebut sudden cardiac arrest merupakan kejadian fungsi kerja pada jantung yang tiba-tiba mengalami gangguan atau hilang, henti jantung ini dapat ditangani tidak lebih dari 10 menit saat kejadian karena jika henti jantung tidak segera dilakukan pertolongan yang tepat maka akan dapat menyebabkan kerusakan otak permanen. Pertolongan pertama yang tepat yaitu Bantuan Hidup Dasar (BHD) dengan Resusitasi Jantung Paru (RJP) untuk mengembalikan kerja jantung dan pernapasan. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan tingkat kesiapan anggota GAS FC saat melakukan bantuan hidup dasar.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian correlational menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah anggota GAS FC sebanyak 40 orang dan menggunakan teknik total sampling untuk menentukan jumlah sampel sehingga didapatkan sampel sejumlah 40 responden. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner self-efficacy dan lembar kuesioner kesiapan.
Hasil uji analisis bivariat Spearman Rank didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti ada hubungan self-efficacy dengan tingkat kesiapan anggota GAS FC saat melakukan bantuan hidup dasar. Saran peneliti untuk peneliti selanjutnya dapat dilakukannya penelitian mengenai pengaruh mengikuti pelatihan-pelatihan bantuan hidup dasar terhadap peningkatkan self-efficacy dan kesiapan diri.